Investigastion Crime

Kawasan Hutan Lindung Merapen Lubuk Diduga Dijual H.Tn ke Bos Tambang Sungailiat???


 Caption: Lokasi Merapen6


TARGETKRIMINAL, LUBUK – Setelah sebelumnya diberitakan media ini bulan Januari yang lalu, aktifitas penambangan didalam kawasan Hutan Lindung Merapen Lubuk Besar Kecamatan Lubuk Kabupaten Bangka Tengah yang diduga dilakukan oleh Pengusaha tambang lubuk bernama H.Ton dan dibekingi oknum APH dan sempat berhenti, kini tambang ilegal tersebut akan kembali beroperasi Kamis, 17/4/2024.

Diketahui, pihak KPHP Sembulan yang saat itu mendapatkan informasi dari awak media pernah mendatangi lokasi tambang H.Ton namun menurut pihak KPHP Sigambir dan timnya, aktifitas tambang tersebut sudah berhenti saat mereka datang ke lokasi, dan telah memasang spanduk larangan beraktifitas didalam kawasan Hutan Lindung.

Baca : https://warta-one.com/index.php/2024/01/16/parahdikoordinir-aph4-excavator-menjarah-kawasan-hutan-lindung-merapen-vi/

Informasi yang didapat redaksi kamis,( 18/4) sebanyak 3 unit alat berat jenis excavator berwarna orange sedang sibuk melakukan persiapan untuk mulai bekerja kembali, dan beberapa anak buah pemilik tambang sibuk memasang peralatan tambang untuk  mengeringkan air kolong tersebut agar dapat ditambang. Persiapan itu sudah berlangsung dari sejak 4 hari sebelum lebaran dengan menggunakan 1 unit alat untuk membantu persiapan pengoperasian tambang

Seorang warga yang berhasil ditemui tak jauh dari lokasi mengatakan bahwa lahan tersebut bukan lagi milik H.Ton melainkan telah berpindah tangan kepada seorang pengusaha tambang asal Sungailiat.

" Lokasi itu sekarang bukan lagi H. Ton yang kerja, kabarnya sudah diambil alih oleh seorang pengusaha asal sungailiat bernama "A" dan untuk alat beratnya dikawal oleh KSRP oknum anggota TNI", cetus warga tersebut.

Untuk mengetahui sejauh mana informasi tersebut redaksi menghubungi seorang pengusaha tambang asal lubuk yang namanya sudah sangat dikenal oleh warga setempat, namun dirinya minta dirahasiakan.

" Iya kabarnya sudah pindah tangan ke bos sungailiat, kabarnya dijual karena tempo hari sempat ramai diberitakan dan didatangi oleh tim KPHP Sembulan, makanya H. Ton tidak mau lagi kerja disitu", ungkap sumber.

Namun saat ditanya berapa H. Ton menjual lokasi tersebut sumber tak mengetahui pasti berapa harganya.

" kalo harga saya tidak tau, tapi yang saya tau sekarang bukan H.Ton lagi yang berkerja disitu."ujarnya.

Mendapat informasi adanya jual beli lahan dalam kawasan hutan lindung tersebut, redaksi memyampaikan informasi tersebut  kepada Kepala KPHP Sembulan Mardiyansah bahwa,  dalam kawasan hutan lindung Merapen yang dulunya pernah digarap H.Ton saat ini kembali dikerjakan oleh pelaku tambang berbeda degan menggunakan 3 unit excavator merek hitachi..

" Terimakasih informasinya, kita akan segera cek ke lokasi," kata Mardiansyah kepada media Kamis (18/4) malam

Selanjutnya, media ini melakukan upaya - upaya konfirmasi ke pihak Gakkum  LHK Provinsi Bangka Belitung, Gakkum LHK Seksi III Palembang dan ke KLHK Pusat. (Tim )

Belum ada Komentar untuk "Kawasan Hutan Lindung Merapen Lubuk Diduga Dijual H.Tn ke Bos Tambang Sungailiat???"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Berita Terkait

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel