Kedapatan Bawa Timah 150 kg, oknum Satpolair Polres Babar Ancam Warga dengan Pistol
Sabtu, 30 September 2023
Tulis Komentar
![]() |
| Caption : ilustrasi |
Targetkriminal - Muntok, Telah terjadi tindak pidana pengancaman, perampasan atau pengambilan pasir timah secara paksa terhadap warga sipil yang berinisial L (30) dan SL ( 50) warga Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Selasa, (26/9/2023). Yang bekerja sebagai sopir ojek laut di perairan Tembelok.
Perampasan Pasir timah milik SL itu terjadi di Dermaga Jefri tepatnya di jalan tanah merah, Tanjung Kalian, Muntok saat si korban dalam perjalan pulang . Pelaku adalah oknum Sat-Polair Polres Bangka Barat, yg berinisial AC dengan memakai kendaraan R4 Suzuki Karimun, warna Merah Maroon, Nopol.BN 1651 RQ.
Dalam keterangannya L mengatakan bahwa, oknum Sat-Polair tiba-tiba menyetop mobil yang dikendarainya itu (26/9) sekira pukul 21.00.Wib. Sesaat kemudian setelah tahu bahwa kendaraan itu memuat pasir timah, oknum tersebut meminta kepada L dan SL untuk menurunkan semua pasir timah yang berada didalam mobil, walaupun saat itu L dan SL sudah berusahan menjelaskan bahwa pasir timah itu bukan hasil dari tambang, melainkan hasil dari upah jasa ojek laut dan upah jasa masak untuk pekerja tambang laut. Disertai dengan nada ancaman, AC oknum Sat-Polair itu mengatakan tidak akan segan - segan untuk menembak L dan SL jika masih ditemukan adanya pasir timah didalam mobil.
" Timah itu hasil dari ojek di laut pak. Rencana akan kami bawa pulang, namun pas ditanjakan tanah merah kami distop oleh dua orang," kata L
"Orang itu mengaku anggota Polairut Polres Bangka Barat, yang bernama AC, kedua oknum Polairut sempat mengancam kami jika timah yang seberat 150 kg itu tidak segera diturunkan dari mobil maka anggota polairut itu akan menembak kami," jelas L kepada media Target Kriminal.
Hal senada disampaikan oleh SL warga Muntok, pekerja sopir ojek dan pemilik timah itu mengatakan bahwa oknum Sat polair saat itu melakukan pengancaman terhadap dirinya.
" Betul pak Satpolair itu mengancam kami," ucapnya
"kalau kamu tidak segeran turunkan timah itu, aku tembak kamu, sambil mengeluarkan pistolnya dari dalam tasnya," kata SL menirukan nada ancaman AC.
Terkait kejadian tersebut jejaring media Target Kriminal mengubungi Kasat Polairut Polres Bangka Barat, Ipda Yudi Lasmono (26/9) sore, guna meminta konfirmasi terkait tindakan yang tidak terpuji yakni diduga telah melakukan tindakan perampasan pasirr timah milik warga sipil yang dilakukan oleh anggota Polairut yang berinisial AC. Namun sampai berita ini diterbitkan Kasat Polairut belum menjawab permintaan konfirmasi dari jejaring Media Target Kriminal.
Selanjutnya, media ini akan melakukan upaya konfirmasi lanjutan, kepada Kapolres Bangka Barat dan pihak Polda Bangka Belitung. Warga yang menjadi korban perampasan dan pengancaman itu sangat berharap agar oknum tersebut segera ditindak tegas atas perbuatanya yang memalukan institusi Polri .(TARGETKRIM )


Belum ada Komentar untuk "Kedapatan Bawa Timah 150 kg, oknum Satpolair Polres Babar Ancam Warga dengan Pistol"
Posting Komentar